Minggu, 08 April 2012

resume makalah (teknologi pendidikan 4)


Nama              : Indria Pretty Putri
NPM                : 1111020050
Jurusan            : PBA
Mata Kuliah    : Teknologi Pendidikan
Dosen Pembimbing     : Umi Hijriyah, M.Pd        

KAWASAN PEMANFAATAN
Pemanfaatan adalah aktifitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Fungsi pemanfaatan sangat penting karena membicarakan kaitan antara pembelajar atau bahan untuk sistem pembelajaran. Atau disebut juga tindakan menggunakan metode dan modal intruksional, bahan dan peralatan media untuk meningkatkan suasana pembelajaran
Karya Dale pada 1946 yang berjudul Audiovisual Materials in Teaching, yang di dalamnya mencoba memberikan rasional umum tentang pemilihan bahan dan aktifitas belajar yang tepat. Kawasan pemanfaatan mungkin merupakan kawasan Teknologi pembelajaran yang tertua, mendahului kawasan desain dan produksi media pembelajaran yang sistematis. Kawasan ini berasal dari gerakan pendidikan visual pada abad dkd ke-20, dengan didirikannya museum-museum. Pada abad ke-20 guru mulai berupaya untuk menggunakan film teatrikal dan film singkat mengenai pokok-pokok pembelajaran di kelas.
1.      Pemanfaatan Media
Penggunaan yang sistematis dari sumber belajar. Proses pemanfaatan media merupakan proses pengembalian keputusan berdasarkan pada spesifikasi desain pembelajaran.
Contoh pemanfaatan media dalam kegiatan pembelajaran antara lain:
a.      Pemanfaatan media video dalam kegiatan pembelajaran
b.      Pemanfaatan kaset audio dalam kegiatan pembelajaran


2.      Difusi Inovasi
Proses berkomunikasi melalui strategi yang terencana dengan tujuan untuk diadopsi. Tujuan akhir yang ingin dicapai ialah untuk terjadinya perubahan. Dalam proses difusi inovasi kadang kala membawa keberhasilan yang gemilang karena inovasi diterima dengan baik oleh masyarakat dan dimanfaatkan oleh warga masyarakat tertentu.
Langkah-langkah difusi:
a.      Pengetahuan
b.      Persuasi atau bujukan
c.       Keputusan
d.      Implementasi
e.      Konfirmasi
3.      Implementasi dan Institusionalisasi
Penggunaan bahan dan strategi pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya (bukan tersimulasikan). Sedangkan institusionalisasi ialah penggunaan yang rutin dan pelestarian dari inovasi pembelajaran dalam suatu struktur atau budaya organisasi.

4.      Kebijakan dan Regulasi
Aturan dan tindakan dari masyarakat yang mempengaruhi penyebaran (difusi) dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Kebijakan dan peraturan pemerintah mempengaruhi pemanfaatan teknologi. Kebijakan dan regulasi biasanya dihambat oleh permasalahan etika dan ekonomi.






Nama              : Indria Pretty Putri
NPM                : 1111020050
Jurusan            : PBA
Mata Kuliah    : Teknologi Pendidikan
Dosen Pembimbing     : Umi Hijriyah, M.Pd        

KAWASAN PENGELOLAAN
Pengelolaan meliputi pengendalian Teknologi Pembelajaran melalui:
·         Perencanaan
·         Pengorganisasian
·         Pengkoordinasian
·         Supervise
Kawasan pengelolaan bermula dari administrasi pusat media, program media dan pelayanan media.
1.      Pengelolaan proyek meliputi: perencanaan, monitoring, dan pengendalian proyek desain dan pengembangan. Pengelolaan proyek berbeda dengan pengelolaan tradisonal (line and staff management), karena:
·         Staf proyek mungkin baru, yaitu anggota tim untuk jangka pendek
·         Pengelola proyek biasanyatidak memiliki wewenang jangka panjang atas orang karena sifat tugas mereka yang sementara
·         Pengelola proyek memiliki kondisi dan fleksibilitas yang lebih luas dari yang biasa terdapat pada organisasi garis dan staf
 Peran pengelola proyek biasanya berhubungan dengan cara mengatasi ancaman proyek dan memberisaran perubahan internal.

2.      Pengelolaan sumber mencakup: perencanaan, pemantauan, dan pengendalian system pendukung dan pelayanan sumber. Pengelolaan sumber memiliki arti penting karena mengatur pengendalian akses. Pengertian sumber dapat mencakup, personil keuangan, bahan baku, waktu, fasilitas, dan sumber pembelajaran.

3.      Pengelolaan system penyampaian meliputi: perencanaan, pemantauan, pengendalian “cara bagaimana distribusi bahan pembelajaran diorganisasian”. Hal tersebut merupakan suatu gabungan antara medium dan cara penggunaan yang dipakai dalam menyajikan informasi pembelajaran kepada pembelajar.


4.      Pengelolaan Informasi meliputi: perencanaan, pemantauan, dan pengendalian cara penyimpanan, pengiriman/pemindahan atau pemroses informasi dalam rangka tersedianya sumber untuk kegiatan belajar.

resume makalah (teknologi pendidikan 3)


Nama              : Indria Pretty Putri
NPM                : 1111020050
Jurusan            : PBA
Mata Kuliah    : Teknologi Pendidikan
Dosen Pembimbing     : Umi Hijriyah, M.Pd        

Kawasan Pengembangan
Pengembangan adalah proses penterjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk fisik, di dalamnya meliputi :
1.      Teknologi cetak
2.      Teknologi Audio-Visual
3.      Teknologi Berbasis Komputer
4.      Teknologi terpadu
Di dalam kawasan pengembangan terdapat keterkaitan yang kompleks antara teknologi dan teori yang mendorong terhadap desain pesan maupun strategi pembelajarannya. Pada dasarnya kawasan pengembangan terjadi karena:
a.      Pesan yang didorong oleh isi
b.      Strategi pembelajaran yang didorong oleh teori
c.       Manifestasi fisik dari teknologi-perangkat keras, perangkat lunak, dan bahan pembelajaran

1.      Teknologi Pembelajaran
Cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan, seperti: buku-buku, bahan-bahan visual yang statis, terutama melalui pencetakan mekanis atau photografis. Teknologi ini menjadi dasar untuk pengembangan dan pemanfaatan dari bahan pembelajaran lain.
Dua komponen teknologi ini adalah bahan teks verbal dan visual. Pengembangan kedua jenis bahan pembelajaran tersebut sangat bergantung pada teori persepsi visual, teori membaca, pengelolaan informasi oleh manusia dan teosi belajar.

Secara khusus, teknologi cetak/visual mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         Teks dibaca secara linier, sedangkan visual direkam menurut ruang
·         Keduanya biasanya memberikan komunikasi satu arah yang pasif
·         Keduanya terbentuk visual yang statis
·         Pengembangan sangat bergantung kepada prinsip-prinsip linguistic dan persepsi visual
·         Keduanya berpusat pada pembelajaran

2.      Teknologi Audio-Visual
Merupakan cara memproduksi dan menyampaikan bahan dengan mengguanakan peralatan dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pembelajaran audio-visual dapat dikenal dengan mudah karena menggunakan perangkat keras di dalam proses pengajaran.
Secara khusus, teknoligi audio-visual cenderung mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         Bersifat linier
·         Meyampaikan visual yang dinamis
·         Secara khas digunakan menurut cara yang sebelumnya telah ditentukan oleh desainer/pengembang
·         Cenderung merupakan bentuk representasi fisik dari gagasan yang riil dan abstrak
·         Dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip psikologi tingkah laku dan kognitif
·         Sering berpusat pada guru, kurang memperhatikan interaktivitas belajar si pembelajar

3.      Teknologi Berbasis Komputer
Merupakan cara-cara memproduksi dan menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber pada mikroprosesor.
Teknologi komputer, baik yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:
·         Dapat digunakan secara acak, disamping secara linier
·         Dapat digunakan sesuai dengan keinginan pembelajar, disamping menurut cara seperti yang dirancang oleh pengembangannya
·         Gagasan-gagasan biasanya diungkapkan secara abstrak dengan menggunakan kata, symbol maupun grafis
·         Prinsip-prinsip ilmu kognitif diterapkan selama pengembangan
·         Belajar dapat berpusat pada pembelajar dengan tingkat interaktifitas tinggi

4.      Teknologi Terpadu
Merupakan cara untuk memproduksi dan menyampaikan bahan dengan memadukan beberapa jenis media yang dikendalikan komputer. Keistimewaan yang ditampilkan oleh teknologi ini, khususnya dengan menggunakan komputer dengan spesifikasi tinggi, yakni adanya Interaktifitas pembelajar yang tinggi dengan berbagai macam sumber belajar.
Pembelajaran dengan teknologi terpadu ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         Dapat digunakan secara acak, disamping secara linier
·         Dapat digunakan sesuai dengan keinginan pembelajar, disamping menurut cara seperti yang dirancang oleh pengembangannya
·         Gagasan-gagasan sering disajikan secara realistic dalam konteks pengalaman pembelajar, relevan dengan kondisi pembelajar, dan di bawah kendali pembelajar
·         Prinsi-prinsip ilmu kognitif dan konstruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan pemanfaatan bahan pembelajaran.

resume makalah (teknologi pendidikan 2)


Resume Tugas kelompok  1

TEKNOLOGI  PEMBELAJARAN  KAWASAN  DESAIN

Disusun Oleh:
Indria Pretty Putri                 1111020050
Kelas/semester:                   PBA-B/Genap
Dosen:           Umi Hijriyah, M.Pd 



 








FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) RADEN INTAN
BANDAR LAMPUNG
2011/2012


TEKNOLOGI  PEMBELAJARAN  KAWASAN  DESAIN
A.    Kawasan Desain
Desain bermula dari gerakan psikologi pembelajaran, yaitu melalui pemikiran para tokoh diantaranya; B.F. Skinner pada artikel tahun 1954 tentang Programmed Instructions (teori pembelajaran terpogram). Kemudian tahun 1969,Herbert Simon membahas tentang The Science of Artificial yaitu membahas karakteristik umum dari pengetahuan preskriptif tentang desain.
1.      Desain sistem pembelajaran
Desain system meliputi;penganalisaan, perancangan, pengembangan, pengaplikasian dan penilaian pembelajaran. Desain sistem pembelajaran biasanya merupakan suatu prosedur linear dan interaktif yang menuntut kecermatan dan kemantapan. Karakteristik dari sistem pembelajaran ini ialah semua langkah-langkah harus tuntas agar dapat berfungsi sebagai alat untuk saling mengontrol. Pembelajaran yang berkualitas dapat diwujudkan, apabila proses pembelajaran dijalankan dengan perencanaan yang dirancang dengan matang dan saksama.
2.      Desain pesan
Desain pesan yaitu perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan agar terjadi komunikasi antara pengirim dan penerima, dengan memperhatikan prinsip-prinsip perhatian, persepsi, dan daya tangkap.
3.      Strategi pembelajaran
Strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan pembelajaran dalam suatu pelajaran. Strategi pembelajaran telah memberikan konstribusi terhadap pengetahuan tentang komponen pembelajaran. Dan seorang desainer menggunakan komponen strategi pembelajaran sebagai prinsip untuk pembelajaran.
4.      Karakteristik pembelajar atau peserta didik
Karakteristik peserta didik adalah segi-segi latar belakang pengalaman peserta didik yang berpengaruh terhadap efektifitas proses belajarnya. Karakteristik peserta didik mencakup keadaan sosio-psiko-fisik peserta didik.




KESIMPULAN

            Teknologi pendidikan atau pembelajaran adalah teori  dan praktik dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, penilaian proses, dan sumber untuk belajar.
Desain adalah proses untuk menentukan kondisi belajar. Tujuan desain adalah untuk menciptakan strategi dan produk pada tingkat makro (seperti; program dan kurikulum) dan tingkat mikro (seperti; pelajaran dan modul). Kawasan desain bermula dari gerakan psikologi pembelajaran, yang dimulai dari pemikiran B.F. Skinner tahun 1954 tentang teori pembelajaran terprogram. Dalam kawasan desain, terdapat empat poin utama yaitu: desain sistem pembelajaran, desain pesan, strategi pembelajaran, dan karakteristik peserta didik.
            Desain sistem pembelajaran adalah prosedur yang terorganisasi dan sistematik yang meliputi;penganalisaan, perancangan, pengembangan, pengaplikasian dan penilaian pembelajaran. Desain pesan yaitu perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan agar terjadi komunikasi agar terjadi komunikasi antara pengirim dan penerima, dengan memperhatikan prinsip-prinsip perhatian, persepsi, dan daya tangkap.
            Strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan pembelajaran dalam suatu pelajaran. Karakteristik peserta didik adalah segi-segi latar belakang pengalaman peserta didik yang berpengaruh terhadap efektifitas proses belajarnya.